Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Obyek Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obyek Wisata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Juni 2025

Napas Lama di Rel Tua – Stasiun Cianjur 1883

 Napas Lama di Rel Tua – Stasiun Cianjur 1883

Oleh : Eko WKS

Di tengah kota Cianjur yang sejuk dan damai, berdiri sebuah bangunan tua yang tak banyak bicara, namun menyimpan napas panjang sejarah: Stasiun Cianjur. Diresmikan pada tahun 1883, stasiun ini menjadi bagian penting dari jalur kereta api lintas Priangan, dibangun oleh Staatsspoorwegen—perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda.

Dulu, stasiun ini menjadi simpul penghubung antara Batavia, Bandung, dan Padalarang, menembus lanskap Jawa Barat yang berbukit, melewati lembah dan jembatan tua yang masih berdiri hingga kini. Jalur ini bukan jalur biasa; ia adalah saksi bisu pergerakan manusia, hasil bumi, hingga pasukan kolonial.

Langit-langit stasiun ini masih menjulang dengan gaya arsitektur kolonial yang khas: atap tinggi, ventilasi besar, dan lantai tegel bermotif lama. Lorong dan ruang tunggunya sunyi, tapi bukan sepi—ada suara yang tertinggal dari masa lalu. Suara peluit, roda besi yang beradu dengan rel baja, dan langkah kaki penumpang yang pernah mampir, entah untuk pulang… atau sekadar pergi mencari.

Kini, Stasiun Cianjur memang tak seramai dulu. Lalu lintas kereta di jalur ini tidak lagi padat, bahkan bisa dihitung jari dalam seminggu. Tapi justru di situlah keistimewaannya: ketenangan yang ditawarkan, dan kesempatan untuk melihat bagaimana waktu bekerja pelan-pelan. Bangunannya masih tegak, meski sedikit mengelupas. Plang nama tua masih terpampang, seperti ingin berkata, “Aku masih di sini.”

Aku datang ke sini bukan hanya untuk melihat, tapi untuk mendengarkan. Mendengarkan cerita yang tak lagi terucap, tapi bisa terasa dari setiap detail—dari kusen kayu tua, pintu besi yang berat, hingga rel yang mulai berkarat. Di balik keteduhan stasiun ini, ada napas lama yang masih mengalir pelan, membawa kita ke masa di mana perjalanan adalah petualangan besar.

Dan saat angin melintas di peron, membawa aroma tanah basah dan daun pinus dari kejauhan, aku tahu: tempat ini bukan sekadar stasiun. Ia adalah penjaga waktu, yang tak lelah menunggu siapa pun yang ingin mengenang.

📍 Eko WKS – Ngevlog tipis-tipis di Cianjur, mencari cerita yang tak ditulis sejarah.

🛤️ Jangan Menua Tanpa Cerita.


Link Youtube : https://youtube.com/shorts/H3ma6l0hUl8?si=-XuO1s0yPRM27FY8 

Sabtu, 07 Mei 2022

Situasi H+3 Idul Fitri 1443 H di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat

 Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Selamat Hari Raya Idul Fitri

1 Syawal 1443 H

Mohon Maaf Lhir dan Bathin


Salam.

Kamis, 05 Mei 2022



Situasi H+1 Idul Fitri 1443 H di Kebun Binatang Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

 Assalamu'alaikum  Wr. Wb.


Selamat Hari Raya Idul Fitri 

1 Syawal 1443 H

Mohon Maaf Lahir Bathin.


Situasi H+1 Idul Fitri 1443 H di Kebun Binatang Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Selasaa, 03 Mei 2022





Rabu, 04 Mei 2022

TRIP DESA WISATA BADUY LUAR

 Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Kali ini saya melakukan trip ke Desa Wisata Baduy Luar. Saya berangkat dengan menggunakan Commuter Line dari Stasiun Palmerah dan turun di Stasiun Rangkasbitung. Upayakan apabila akan kesana gunakan Commuter Line yang paling pagi, estimasi perjalanan sekitar +/- 2 jam. 

Dari Rangkasbitung selanjutnya kemana ???

Kebetulan saya bersama kawan-kawan, saat melakukan trip ini, sewa kendaraan elf. Dari Stasiun Rangkasbitung menuju ke Ciboleger, yang merupakan pintu masuk menuju ke desa wisata Baduy Luar.

Apabila tidak sewa elf, dari Stasiun Rangkasbitung kita bisa menggunakan angkot warna merah atau ojek online menuju terminal Aweh, yang jaraknya +/- 3 Km dari St. Rangkasbitung. Terminal Aweh merupakan titik awal menuju ke Baduy.

Dikarenakan saya dan rekan-rekan sewa elf, maka rombongan kami dijemput di St. Rangkasbitung ... oh ya untuk biaya sewa elf sebesar Rp. 35.000 / orang untuk sekali perjalanan, dan apabila P.P maka menjadi Rp. 70.000 / orang.

Sepanjang perjalanan menuju ke terminal Ciboleger kita akan disuguhi pemandangan yang indah.


Terminal Ciboleger

Dari terminal Ciboleger, yang yang merupakan gerbang awal untuk masuk ke desa wisata Baduy luar. Dari sini kita akan berjalan kedalam sampai ke perkampungan Baduy Luar.


Situasi di dalam perkampungan Baduy Luar


Jembatan Gazebo yang merupakan pembatas antara Baduy Luar dengan Baduy Dalam.

Siapkan fisik yang prima apabila ingin berkunjung ke sini .... 

Wajib dicoba bagi yang belum pernah berkunjung ke desa wisata Baduy Luar.

Silahkan mengunjungi Channel Youtube saya untuk mengikuti trip ke desa wisata Baduy Luar.

Semoga dapat bermanfaat.

Mohon maaf apabila ada kesalahan.

Salam sehat selalu.

Wassalam.










Sabtu, 11 Maret 2017

Menikmati Indahnya Pantai Anyer

Pantai Anyer terkenal dengan keindahan pantainya dan pasirnya yang putih. Objek wisata di pantai Anyer Banten ini merupakan salah satu yang cocok untuk keluarga, apalagi jika Anda tinggal di Jakarta yang akan pergi liburan.
Perjalanan yang tidak terlalu jauh dari Jakarta +/- 3 Jam (perjalanan normal tanpa macet).

Pantai Anyer terletak di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.

Menghilangkan kepenatan sejenak dari hiruk pikuknya kota Jakarta.